ANKARA, TELISIK.ID - Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Ankara pada 19 November 2025, sebagai upaya strategis menghidupkan kembali jalur diplomasi yang sempat terhenti dan membuka ruang negosiasi baru dengan Rusia.
Pertemuan yang digelar di ibu kota Turkiye itu menjadi momen penting dalam peta diplomasi Eropa Timur, karena menandai keseriusan Ankara dalam mendorong proses perdamaian yang selama ini stagnan.
Erdogan menegaskan, Turkiye berkomitmen mendorong langkah-langkah diplomatik yang dapat mengakhiri konflik Rusia-Ukraina, sambil memperkuat peranannya sebagai mediator yang netral.
"Akan bermanfaat bagi proses Istanbul untuk diaktifkan kembali dengan kerangka kerja komprehensif yang dapat menangani masalah-masalah yang kini semakin mendesak ini," ujarnya dalam konferensi pers bersama Zelensky, seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (20/11/2025).
Baca Juga: Perbatasan Afghanistan Mendadak Ramai, 565 Warga Dipulangkan dari Pakistan dan Irak
