KONAWE, TELISIK.ID - Adanya perubahan desain proyek dan optimalisasi volume kontrak rehabilitasi saluran irigasi di kecamatan Lambuya dan Uepai Kabupaten Konawe membuat penyelesaian proyek tersebut menjadi tertunda.
Kepala Satuan Kerja SNVT PJPA Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi 4 Kendari, Devi S Maulana mengatakan, optimalisasi pengerjaan dengan anggaran yang ada kita melakukan rehabilitasi saluran irigasi seoptimal mungkin.
Devi menjelaskan terkait dengan penambahan anggaran yang didapat dari pusat sebanyak Rp 3 miliar kita tambah sampai saluran kantong lumpur dari total projek kontrak yang ada.
Baca Juga: Pawai Budaya Menggelora di HUT ke-20 Konawe Selatan, Masyarakat Tumpah ke Jalan
"Dengan catatan dilakukan beberapa kompensasi kepada masyarakat dan pihak pengerja," jelasnya.
