"Kami minta teman-teman tenang dan menahan emosi. Mari kita beristighfar," pinta Ketua DPRD Kolut.
Sebelumnya, Kadis DLH Kolut, Mardan, dalam RDP menjelaskan, jika aktivitas pertambangan di Kolut bukan kuman yang hanya bisa dilihat ketika menggunakan alat mikroskop dan berkaitan dengan pelanggaran atau lain sebagainya itu semua orang tau.
Baca Juga: Terjadi Lakalantas, Sejumlah Mahasiswa UHO Dikabarkan Meninggal
"Tapi kenapa tidak bisa di atasi? silakan tanya diri kita masing-masing," tegasnya.
Pertama, kata dia, yang mesti dipertanyakan adalah masyarakat kenapa mereka mau menjual lahannya untuk dijadikan lokasi pertambangan, jika memang dapat merusak kampung mereka.
