“Dalam pesan itu, Jeksen meminta saya untuk segera menjemputnya. Pesannya dikirim berulang kali. Dia bilang sedang sesak napas,” ungkap Amar, dikutip dari Gopos, Selasa (23/9/2025).
Mendapat pesan tersebut, Amar segera meminjam motor temannya dan menuju Sekretariat Mapala FIS UNG, tempat Jeksen berada. Namun, sesampainya di sana, ia kaget melihat kondisi rekannya yang sudah lemah.
“Saat saya tiba, Jeksen sudah lemas. Wajah dan lehernya terlihat bengkak. Saya langsung bawa ke rumah sakit,” kata Amar.
Baca Juga: Sosok Falilah, Selingkuhan Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu yang Viral Mau Rampok Uang Negara
Amar menambahkan, saat itu tak ada satu pun panitia atau pengurus Mapala yang mendampingi Jeksen. Ia sendirian berusaha menyelamatkan rekannya yang sudah tak berdaya. Baru sekitar 30 menit setelah Jeksen dibawa ke rumah sakit, beberapa anggota Mapala datang menyusul.
