“Kalau saya tidak cepat datang, mungkin dia sudah lebih dulu meninggal di sekretariat. Sayangnya, semua sudah terlambat,” tambahnya.

Sebelumnya, Jeksen masuk rumah sakit sekitar pukul 20.00 Wita. Meski sempat mendapat penanganan medis, nyawanya tidak tertolong. Keesokan harinya, Senin (22/9/2025) pukul 07.00 Wita, Amar menerima kabar duka bahwa sahabatnya telah meninggal dunia. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin