Alasan kedua datang dari Pemerintah Arab Saudi yang memang memberikan larangan terbang di atas Ka’bah, Kota Mekah.
Karena alasan ibadah dan keselamatan para pengunjung Ka’bah, hal itu wajar karena setiap tahunnya, Ka’bah Arab Saudi dikunjungi hampir 20 juta umat muslim dari seluruh dunia.
Baca Juga: Bocah 9 Tahun Ini Jadi Miliarder Termuda, Kekayaannya Bikin Melongo
Saking ketatnya aturan ini bagi Pemerintah Arab Saudi, di Kota Mekah yang menjadi tempat Ka’bah, bahkan tidak memiliki bandar udara. Hal itu membuat tidak ada alasan bagi pesawat untuk melintas di atas Ka’bah.
Selain itu dilansir dari Jurnalsoreang, lokasinya yang dikelilingi oleh pegunungan dan perbukitan, suara mesin yang dapat memantul, dan gema suara mesin pesawat dianggap dapat menghambat konsentrasi para jemaah dan mengganggu kekhusyukan ibadah mereka. Bukan hanya itu, suara mesin pesawat juga ditakutkan dapat membuat terkejut para jemaah yang punya riwayat sakit jantung
