MUNA, TELISIK.ID - Tingkat kesadaran masyarakat di Kabupaten Muna mengikuti program Keluarga Berencana (KB) sangat tinggi.
Terbukti, data dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) tahun 2020, realisasi pencapaian peserta KB baru melampaui target. Begitu juga dengan pencapaian akseptor pil KB.
Kadis PPKB Muna, Rahmat Raeba menerangkan, untuk peserta KB baru tahun 2020 mencapai 7.079 akseptor atau 119 persen dari target 5.901, yang meliputi tujuh metode kontrasepsi yakni IUD, modus operasi wanita atau MOW, modus operasi pria atau MOP, penggunaan kondom, implant, KB suntik dan penggunaan pil KB.
Sementara, akseptor pil KB dari target 2.461, terealisasi sebanyak 2.843 atau 115,5 persen.
"Untuk capaian peserta baru dan akseptor pil, kita tertinggi di Sultra," kata Rahmat, Senin (22/3/2021).
