MUNA, TELISIK.ID - Nampaknya para peserta seleksi Calon Apratur Sipil Negara (CASN) di Kabupaten Muna masih percaya dengan jimat untuk bisa memudahkan dalam menjawab soal-soal. Namun, upaya membawa jimat kedalam ruangan tes berhasil digagalkan Panitia Seleksi Daerah (Panselda).
Bukan saja jimat, ada juga peserta yang membawa konsep contekan. Beruntung oleh Panselda, mereka masih diperbolehkan mengikuti tes. Karena, mereka kedapatan saat akan memasuki ruang isolasi.
"Banyak yang kita dapati, ada yang bawa jimat tulisan Al quran, lilitan benang dan tulisan dikertas-kertas," kata Andi Mapitumba, Kabid Pengadaan dan Pemberhentian ASN BKPSDM Muna.
Baca Juga: ARF Siap Rebut Golkar dari Tangan Ridwan Bae
Menurutnya, pelaksanaan tes kali ini sangat ketat. Tak ayal banyak peserta yang gagal mengikuti tes, karena terlambat hadir dan tidak membawa KTP asli sebagai syara utama.
