Sebab menurutnya, selama eksistensi Muhammadiyah di Muna belum pernah ada kader yang memiliki hafalan Quran hingga 30 juz. Hal itu juga menandai jika organisasi ini sudah berhasil merekrut kader potensial untuk memerkuat dakwah Islam.

"Kami apresiasi Muhammad Syukri sebagai peserta terbaik BAD angkatan II, apalagi hafalan Qurannya ternyata 30 jus. Ini kebanggaan buat keluarga besar Muhammadiyah. Meski begitu, kami minta agar Muhammad Syukri terus mengembangkan diri dengan mengikuti kajian organisasi," papar Ketua KPU Muna itu.

Sementara itu, Ketua PDPM Muhammadiyah Muna, Zuhdi Mulkian, mengaku selain Muhammad Syukri, semua peserta BAD yang telah resmi dikukuhkan menjadi anggota organisasi mendapat apresiasi karena sudah mau bergabung membesarkan Muhammadiyah.

Ia berharap akan lahir kader pemuda negarawan baru yang bisa berkontribusi dalam amar ma'ruf nahi munkar di setiap lini kehidupan.

"Saya juga meminta agar mulai saat ini kader baru harus menjaga muruah organisasi. Kita semua sudah menjadi bagian dari Pemuda Muhammadiyah yang harus berkontribusi kepada organisasi, daerah dan bangsa," imbuhnya. (A)