Gerald mengungkapkan, asal peserta yang memberontak karena uang yang diterima tidak sesuai dengan iming-iming. Ada peserta dari Maluku, Papua, dan Sulawesi Utara.
"Yang pertama dari daerah Maluku berontak karena tidak sesuai harapan, tidak sesuai iming-iming, tidak sesuai janji dengan terlaksananya KLB akan mendapatkan sekian uang. Pada akhirnya hanya mendapatkan Rp 5 juta," sebut Gerald.
Sedangkan yang kedua dari Papua. Mereka melakukan lagi pemberontakan. Tiba-tiba diamankan juga sama Pak Nazaruddin. Begitu juga daerah-daerah lain.
"Yang terakhir itu dari Sulawesi Utara, salah satunya saya," imbuhnya.
Gerald mengaku juga mendapat uang tambahan dari Nazaruddin. Total uang yang diterimanya sebesar Rp 10 juta.
