Masih kata dia, ada cerita mistik di danau tersebut. Dulu pernah ada wartawan dari Kendari pernah datang melakukan pemotretan dan sesi wawancara, tiba-tiba terlihat penampakan rumah dari dasar danau naik ke atas permukaan air.

Dia mengatakan, puncak keramaian tempat wisata yang dikelola oleh pemerintah desa ini adalah di hari libur, dengan tarif masuk Rp 5000 untuk motor dan Rp 15.000 untuk mobil.

Kepala Dinas Pariwisata Buteng,  Wujuddin menjelaskan bahwa Danau Fotu sudah lama dioperasikan, hanya saja bukan masuk dalam wisata yang langsung dikelolah oleh Pemda melainkan dikelola oleh desa.

"Pengelolaannya itu dilimpahkan ke desa.dan Alhamdulilah Danau Fotu ini cukup populer juga," paparnya. (A)

Reporter: Mutarfin