Salah satu anggota Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Limbo Wantiro, Yola menjelaskan bahwa Gua Lanto selalu menjadi destinasi utama bagi wisatawan mancanegara yang ingin menikmati keindahan alam dan tantangan menyelam di perairan gua.

"Wisatawan dari berbagai negara sering datang ke sini untuk menyelam dan menjelajahi gua yang terletak tepat di bawah permukiman warga," ungkapnya, Sabtu (22/6/2024).

Keindahan stalaktit dan stalagmit yang terendam dalam air menjadikan Gua Lanto sebagai surga bagi para penyelam. Meskipun para wisatawan harus membawa peralatan menyelam mereka sendiri, pesona gua ini tetap menarik banyak pengunjung dari dalam dan luar negeri.

Selain menawarkan keindahan alam, Gua Lanto juga memiliki nilai budaya yang sangat penting. Gua ini menjadi lokasi pelaksanaan ritual adat tahunan setiap 10 Muharram, di mana dilakukan prosesi memandikan anak-anak yatim piatu, atau yang dikenal dengan sebutan "pekandeana ana maelu" yang berarti memberi makan dan menyantuni anak yatim hingga terdapat tradisi pengobatan.

Rahim, salah satu wisatawan, menjelaskan bahwa gua ini dihormati dan disakralkan oleh masyarakat karena digunakan dalam prosesi adat.