?Lurah Bandar Batauga, La Ode Halilu Muminin, menjelaskan bahwa Pakandeana Tao Kampo perdana ini merupakan bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur sekaligus upaya memperkuat kebersamaan warga.

?“Pesta ini adalah syukuran panen akhir musim rumput laut dan seluruh mata pencaharian masyarakat. Alhamdulillah hasil jagung juga sudah dinikmati. Meski perdana, kegiatan ini lahir dari semangat gotong royong sesuai falsafah Buton bolimo karo somanamo lipu,” jelasnya.

Halilu mengatakan bahwa seluruh hidangan disiapkan dari gotong royong masyarakat tanpa anggaran besar. Ratusan talang hidangan tersaji berkat kontribusi setiap keluarga di Bandar Batauga.

?Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, yang hadir dalam acara ini menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pesta kampung perdana. Ia berharap pesta adat ini menjadi agenda rutin dan mampu memperkuat identitas budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga: Buton Selatan Gelar Pesta Adat Tahunan Ma'acia Burangasi, Diusulkan sebagai Warisan Budaya Takbenda