"Iya benar, tidak ada. Sebenarnya bukan anjlok harga, hanya PT Mars untuk sementara tidak membuka harga biji basah," urainya.

Baca Juga: Kolaka Utara Andalkan Kakao Penggerak Ekonomi Masyarakat

Menurut Chaerun, penyetopan sementara pembelian biji basah dikarenakan biji kakao asal Kolaka Utara yang masuk ke perusahaan tidak lolos mutu atau sertifikasi yang dilakukan oleh Lembaga Rainforest Alliance (RA) tahun ini.

"Ini disebabkan banyaknya petani yang menggunakan pestisida yang dilarang. Jadi untuk sementara belum beli biji basah hingga bulan depan," bebernya.

Saat ini, lanjutnya, beberapa perusahaan tengah melakukan pembenahan dan sosialisasi dampak penggunaan pestisida berbahaya ke petani serta dampaknya bagi harga komoditi kakao biji kering dan biji basah. (B)