"Saat ini harga racun hama juga naik, tetapi harga jagung turun. Biasa penjualan Rp 4-5 ribu per kilo, sekarang Rp 2.500-3.200 per kilo," ungkap petani asal Desa Marobea, Wa Momi, Rabu (22/5/2024).
Baca Juga: Pabrik di Muna Mulai Beroperasi, Harga Jagung Ditetapkan Rp 4.200 Per Kilogram
Ia mengatakan, jika harga jagung normal, petani bisa mendapatkan Rp 10 juta sampai Rp 15 juta dari hasil penjualan jagung. Namun kendala yang didapatkan saat ini oleh petani, harga anjlok dan peminat sedikit, karena saat musim hujan pembeli mengeluh jagung yang dijual belum kering.
Sementara untuk menyimpan lebih lama hingga mencapai 3-4 bulan pasca panen, petani mengkhawatirkan jagung tersebut akan dipenuhi bubuk atau mengalami kerusakan, sehingga petani harus rela menjual dengan harga rendah.
"Kami terpaksa jual di sekitar kampung sini saja, karena kalau jual di luar daerah takutnya lebih mahal operasional dibandingkan pemasukan," pungkas Wa Momi. (B)
