Dia menambahkan, di Kabupaten Bima ada dua varietas lokal bawang merah yang dibudidayakan petani yaitu varietas la keta monca rombo ro'o dan verietas la keta lawu, namun verietas la keta monca rombo ro'o banyak diminati oleh konsumen.
Baca Juga: Pengembangan Biosaka Kurangi Ketergantungan Petani Terhadap Pupuk
Dalam upaya peningkatan produksi, di Kabupaten Bima menyediakan benih unggul spesifik yang bermutu secara berkesinambungan dan dalam mempertahankan keberadaan plasma nutfah varietas unggul lokal, pihaknya bekerja sama dengan Balai Pengawasan dan Sertifikat Benih Nusa Tenggara Barat.
Total produksi bawang merah di Kabupaten Bima tahun 2021 mencapai 152.961 ton dengan produktivitas 117.52 hektare, dengan potensi lahan cukup tersedia untuk pengembangan areal bawang merah mencapai 18.250 hektare, sehingga bawang merah di Bima merupakan penyangga di wilayah timur Indonesia.
Untuk itu, pihaknya akan menyiapkan beberapa petani bawang profesional yang akan dikirim ke Muna Barat dalam rangka alih teknologi, alih pengetahuan dalam pengolahan lahan, hingga pada pasca panen. (B)
