Sejak Januari hingga saat ini, tercatat sekitar 53 ekor sapi telah terjual dengan kisaran harga Rp 13 juta hingga Rp 18 juta per ekor. Selain itu, sebanyak 20 ekor kambing juga berhasil dipasarkan dengan harga berkisar antara Rp 2,8 juta hingga Rp 3,5 juta per ekor.

Tingginya aktivitas perdagangan ternak dinilai bahwa sektor peternakan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat Desa Kulati.

Karena itu, keberadaan infrastruktur jalan yang memadai dianggap sangat penting untuk mendukung kelancaran distribusi hasil ternak sekaligus meningkatkan akses menuju destinasi wisata Pantai Huntete.

Sukirman berharap semangat kebersamaan yang selama ini terbangun dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi upaya pembangunan desa berbasis partisipasi warga.

"Jalan yang baik akan memperlancar roda ekonomi masyarakat. Apa yang dilakukan para peternak Desa Kulati hari ini adalah bukti nyata bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa. Kami berharap semangat seperti ini terus terjaga demi kemajuan Desa Kulati," tutupnya.