Sampai saat ini ungkapnya, belum diketahui secara pasti siapa yang di petikan dalam soronga itu. Meski demikian diprediksi usia soronga itu mencapai ratusan tahu. Hal itu, bisa dilihat dari bekal kubur berupa koin-koin yang ditemukan di dalam gua.

Sementara itu, Hasrianda yang juga salah satu turunan mokole menuturkan, pada zaman neolitikum atau prasejarah. Ketika leluhur kita atau etnis Tolaki meninggal dunia, maka jenazah mereka akan dimasukkan ke dalam soronga/duni.

Baca Juga: Diduga Cemari Lingkungan, Dua Perusahaan Tambang di Kolaka Utara Acuh Panggilan DPRD

Bahkan kata dia, semakin tinggi strata sosial yang meninggal. Misal, mokole (raja) atau kerabat mokole (anakia) semakin antik/bagus pula motif sorongan atau duni yang digunakan.

Tidak hanya motif, tempat penyimpanan peti mayat juga berdasarkan strata sosial yang meninggal.