Respons serupa disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Dede Yusuf. Ia menyebut keputusan reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo.
Dede yang juga pimpinan Komisi II DPR mengatakan dirinya hanya dapat menilai kinerja para menteri yang menjadi mitra kerja komisinya. Menurutnya, para menteri yang berada dalam lingkup Komisi II DPR sejauh ini telah bekerja dengan baik.
"Hak prerogatif Presiden yang lebih memahami soal itu, kalau di mitra saya di Komisi II, tampaknya sudah perform dengan baik semua," ujar Dede Yusuf.
Namun, Dede mengaku tidak mengetahui secara menyeluruh mengenai kinerja seluruh menteri yang berada dalam Kabinet Merah Putih.
"Kalau untuk semua menteri, saya tidak paham ya. Hanya yang di Komisi II," imbuhnya.
