KENDARI, TELISIK.ID – Limbah medis yang dibuang sembarangan atau di tempat pembuangan sampah (TPS) umum dapat membahaya orang lain, salah satunya terdapat petugas kebersihan yang tertusuk jarum suntik.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Lingkungan dan Adiwiyata DLHK Kendari, Ratna. Menurutnya, para petugas kebersihan atau pengangkut sampah ini termasuk berada di garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat, serta kebersihan kota.

“Pernah petugas kebersihan kami menginjak jarum suntik, bisa jadi itu akibat kelalaian yang akhirnya dari pihak kami petugas kebersihan jadi korban. Jarum suntik itu kan yang dipakai suntik orang sakit, jadi ada virus atau penyakit di situ dan itu tentu saja bisa menulari pegawai kami,” katanya kepada Telisik.id, belum lama ini.

Olehnya itu, ia berharap, fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) dapat lebih peduli dan aware terhadap lingkungan, sehingga tidak hanya menjaga kesehatan para pasien yang sakit, tapi juga bisa menjaga warga yang sehat dan masih produktif dengan mengelola limbah medisnya dengan baik.

“Mungkin sekarang Nakes fokus untuk pelayanan pasien, tetapi juga perlu porsi yang rasional untuk tenaga kesehatan lingkungan yang mengelola limbah medis untuk mencegah adanya kontaminasi silang ke masyarakat,” ujarnya.