JAKARTA, TELISIK.ID - Rencana pengadaan kendaraan operasional koperasi desa mulai bergerak ketika ribuan pikap impor disiapkan masuk Indonesia untuk mendukung aktivitas distribusi di tingkat pedesaan.
Pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara memastikan akan mendatangkan 105.000 unit kendaraan pikap dari India. Armada ini disiapkan sebagai kendaraan dinas Koperasi Desa Merah Putih untuk menunjang pengangkutan hasil pertanian, logistik sembako, serta kebutuhan usaha produktif masyarakat di berbagai daerah.
Pengadaan tersebut melibatkan dua produsen otomotif asal India yaitu Mahindra & Mahindra dan Tata Motors. Kedua perusahaan membagi suplai kendaraan sesuai tipe dan kapasitas angkut agar dapat digunakan di medan pedesaan, perkebunan, hingga jalur distribusi antarkecamatan.
Mahindra mendapat porsi pengiriman 35.000 unit melalui model Scorpio pikap. Sementara Tata Motors memasok 70.000 unit yang terdiri dari 35.000 pikap Yodha dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck. Seluruh kendaraan disiapkan untuk memperkuat mobilitas koperasi dalam menyalurkan barang dan hasil produksi desa.
Melansir dari Detik, Selasa (24/2/2026), Scorpio pikap diproduksi di fasilitas Mahindra di Nashik, India. Model ini dikenal sebagai kendaraan kerja dengan rangka tangga yang dirancang membawa muatan berat dan melintasi jalan tidak rata. Pabrikan menyebut kendaraan tersebut telah digunakan di sejumlah negara dengan karakter jalan serupa Indonesia.
