Baca juga: Lebaran, Buruh Pelabuhan tak Pikul Barang Malah Pukul Jidat

YSA menegaskan, bantuan PKS tak diiringi dengan simbol-simbol ekspansi politik yang kental, ini bisa terlihat dari gerakan PKS yang dilakukan di 17 kabupaten/kota, bukan hanya di daerah yang akan melaksanakan Pilkada mendatang.

"Kita sudah dorong seluruh DPD PKS untuk peduli masyarakat tanpa menunjukan simbol-simbol akan pemilu," tambahnya.

Kendati demikian, YSA menyadari bahwa PKS memiliki keterbatasan dalam menjalankan misi Ta'awun, namun karena kesolidan, kader PKS mampu berkonsolidasi mengumpulkan amunisi untuk membantu masyarakat.

"Namanya Parpolkan bukan seperti Pemerintah yang segalanya ada, karenakan tidak semua PKS punya kursi di daerah, tapi karena kita sudah solid bergerak, Alhamdulillah semua terealisasi," jelasnya.