Semoga masyarakat di daerah-daerah yang menyelenggarakan pemilihan umum kepala daerah memahami makna bahwa kubu manapun atau pasangan siapapun yang kelak mengungguli arena kontestasi daerah 2020, maka itu adalah keniscayaan dari ketentuan takdir yang harus diterima dengan doa terbaik, semoga menjadi berkah bagi daerah dan nusantara tercinta untuk kemakmuran dan kesejahteraan bangsa. (*)
Pilkada dalam Paradigma Proses vs Hasil
Konstituen terbelah dan terbagi dalam berbagai kelompok "mazhab politik". Bagi pemilih rasional-obyektif, mereka tidak terlalu terpengaruh oleh hiruk pikuk bursa bacalon pasangan kada, yang dengan berbagai cara dan taktik masing-masing kubu, rela dan tega untuk saling hujat, saling klaim, dan saling menyudutkan.
Z
Zakaria Bakrie ✓
12 September 2020
2 Menit Baca
6 Dilihat
100%
Halaman 3 dari 3
