KENDARI, TELISIK.ID - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 menuai pro kontra, apalagi penyebaran COVID-19 seperti lepas kendali.

Tercatat hingga Senin (14/9/2020) telah memapar 218.382 orang positif, 155.010 pasien sembuh, dan 8.723 orang harus meregang nyawa. Dari data itu, tingkat kesembuhan sebesar 70,98?n mortalitas sebesar 3,99%.

Paparan COVID-19 telah menyasar seluruh elemen, pejabat publik, bahkan pejuang di garda terdepan, para tenaga kesehatan (nakes). Saban hari tersiar kabar ada nakes yang harus meregang nyawa karena amuk virus asal Wuhan, Tiongkok itu.

Beberapa waktu lalu dikabarkan ada anggota KPU RI terkonfirmasi positif COVID-19. Sebelum itu beberapa calon kepala daerah juga diputus positif COVID-19. Suasana deklarasi pasangan calon yang mengumpulkan banyak orang saat mendaftar di KPU pun menjadi kekhawatiran.

Menanggapi hal itu, Ketua Bidang Hikmah dan Hubungan antar Lembaga Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tenggara, Wahyudin, menyerukan publik harus diedukasi dengan baik agar pandemi tidak menjadi polemik yang berkepanjangan. Untuk itu, ia berharap elemen terkait perlu bergandengan tangan.