“Sampai saat ini kita meminta pelaksanaan Pilkada serentak ditunda ke tahun 2021, banyak daerah juga yang belum siap,” kata Fachrul Razi.  

Alasannya, kasus positif COVID-19 masih tinggi pada daerah-daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak. Maksimus Lalongkoe juga mengatakan alangkah eloknya bila Pilkada serentak tahun 2020 ditunda.

“Jumlah yang terkena COVID-19 terus bertambah belum lagi dampak COVID-19 terhadap ekonomi masyarakat. Banyak masyarakat yang masih mengalami kesulitan hidup. Jangan sampai Pilkada ini justru menyulitkan rakyat di tengah pandemi COVID-19 ini,” pungkasnya.

Reporter: Rahmat Tunny

Editor: Kardin