"Nopadamo kolowua, dopadamo", tegas La Abudu salah satu kandidat dalam Pilkades tersebut. Artinya, kalau sudah selesai berarti sudah selesai.
Pemilihan usai dan pemenang diumumkan, semua orang kembali menyimpul temali persaudaraan. Laksana buang hajat, setelah usai rasa sesak di dasar hati menjadi lapang.
Tak hanya sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Buton Tengah, Gumanano menjadi cermin berdemokrasi dari aras lokal.
Sama seperti pantai Mutiara dengan pasirnya yang halus nan putih memikat, benteng Lasayidewa yang tangguh dan permandian Gumanano yang sejuk, sikap bersahabat usai pemilihan patut dikenang untuk dijadikan tumpuan bagi insan demokrasi.
Sudah siapkah kita menyukseskan Pilkada Serentak 2020 dengan tetap menjalin kebersamaan seperti para kandidat Pilkades di Gumanano?
