Setelah melihat massa aksi yang terdiri dari mahasiswa berbagai perguruan tinggi tersebut berhamburan, helikopter lantas pergi. Namun tak lama, massa pun kembali datang menyampaikan orasinya, lagi-lagi heli tersebut kembali datang dan terbang rendah di atas massa.
Lebih lanjut AKBP Ferry menegaskan, helikopter tersebut diterbangkan guna membubarkan massa dengan manuver sendiri dan tanpa izin Kapolda Sultra Irjen Yan Sultra Indrajaya.
"Pilotnya manuver sendiri tanpa izin Kapolda. Total ada 3 kali heli tersebut terbang di atas massa mahasiswa," terangnya.
Kabid Humas Polda Sultra mengatakan, Kapolda Sultra heran kenapa capungnya (helikopter) diterbangkan. Siapa yang memerintahkan untuk terbang.
Reporter: Siswanto Azis
