Kedua, koalisi NasDem-Golkar. Rafly menyebut koalisi ini ditengarai oleh NasDem dan Golkar menjadi mitra potensial.

"NasDem tidak perlu menggandeng dua partai. Nah satu partai yang sudah didekati itu partai Golkar dengan 85 kursi dan NasDem 59 kursi, berarti 144 kursi. Ini adalah koalisi in between," ungkap Rafly.

Kemudian koalisi luar istana yaitu PKS, PAN, dan Demokrat.

Rafly menyebut, jika koalisi ini terbentuk kemungkinan akan dipelopori oleh PKS.

"Kalau seandainya PKS, PAN, dan Demokrat masih terikat sebagai non Istana, maka mereka cukup untuk mengajukan calon presiden karena PKS, 50 kursi, PAN 44 kursi ditambah Demokrat 54 kursi. Berarti 148 kursi," ujarnya.