Baca juga: Musda ke-V, PAN Konawe Masih Kosong

Setelah ditinggalkan itu, kejayaan partai mulai runtuh. Di Pemilihan Calon Legislatif (Pileg) 2019 lalu, PAN hanya mampu mendudukan satu kadernya di dewan dari total enam kursi.

Meski kala itu, Dokter sudah tidak berpartai lagi, namun PAN masih menghitungnya untuk bertarung di Pilkada 2020. Terbukti, rekomendasi partai diberikan padanya. Sayang, hingga mendekati masa pendaftaran di KPU, Dokter tak berhasil mendapatkan partai koalisi. Rekomendasi ditarik dan diberikan ke pasangan calon (Paslon), LM Rajiun Tumada- La Pili (RAPI).

Kini, posisi ketua DPD PAN telah dikembalikan padanya. Dokter berkomitmen akan mengulang kembali kejayaan PAN di Pileg 2024 mendatang.

"Kita target untuk bisa mengusung satu calon bupati di Pilkada mendatang," kata Dokter LM Baharuddin.