JAKARTA, TELISIK.ID - Utang luar negeri Indonesia selama enam tahun terakhir telah mencapai Rp 3.148,09 triliun atau melonjak 124 persen dari periode pemerintahan sebelumnya. Hal tersebut mendapat perhatian khusus dari pimpinan MPR RI.

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan mengingatkan pemerintah untuk berhati-hati dan melakukan evaluasi terhadap kondisi utang luar negeri. Pasalnya, utang luar negeri Indonesia kini mencapai Rp 3.148,09 triliun.

Ia menilai bahwa besarnya utang negeri yang dimiliki Indonesia harusnya bisa berkurang bila prioritas pembangunan diterapkan pemerintah untuk dikelola dengan baik dengan memprioritaskan penanganan kesehatan dan ekonomi rakyat atau UMKM .

“Utang luar negeri yang semakin membludak akan semakin membebani keuangan negara di tengah Pandemi COVID-19 dan akan menimbulkan banyak masalah, sementara ekonomi rakyat belum membaik.” kata Syarief Hasan dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (30/1/2021).

Apalagi, The World Bank juga telah merilis laporan International Debt Statistics (IDS). Dalam laporannya, Bank Dunia memasukkan Indonesia ke dalam daftar 10 negara berpendapatan kecil dan menengah dengan utang luar negeri tertinggi di dunia. Indonesia persis menempati urutan ke-6.