MUNA, TELISIK.ID - Rencana Pj Bupati Muna Barat, Bahri membatalkan pinjaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sebesar Rp 180 miliar pada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN) terus mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Presidium Barisan Muda Muna Barat (BMMB), La Ode Agus menilai usulan pinjaman yang dilakukan pemerintahan sebelumnya sangat tidak rasional, di tengah kondisi keuangan daerah yang masih surplus.
DAU Muna Barat sebesar Rp 600 miliar, dianggap cukup untuk membiayai pembangunan infrastruktur asalkan dikelola dengan baik. Nah dengan adanya usulan pinjaman itu justru sangat membebani keuangan daerah.
"Usulan pinjaman itu sangat tidak rasional. Peruntukannya yang difokuskan pada peningkatan ring road (jalan lingkar) bentuk konspirasi pemerintahan sebelumnya," ungkap Agus, Sabtu (6/8/2022).
Tokoh pemuda Lawa Raya itu berpandangan dengan DAU sebesar Rp 600 miliar, Pj Bupati, Bahri dianggap mampu mengelolaanya untuk belanja daerah dan ASN.
