Sementara melansir CNBC Indonesia, Komite Investigasi Rusia mengonfirmasi kematian Kirillov akibat serangan bom. Mereka menyebut pembunuhan ini sebagai aksi terorisme yang terencana.
“Kasus pidana telah dibuka,” kata Svetlana Petrenko.
Baca Juga: Bom Waktu Perang Dunia ke-3, Putin Menang Telak di Ukraina dan Amerika Beri Restu Serang Rusia
Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, memberi penghormatan. Kirillov juga disebut sebagai sosok vital dalam pertahanan negara.
“Kehilangan ini menjadi pukulan besar bagi kami,” ujarnya.
