Menurut Pak Antoni, ia sudah menjual pisang epe sejak 2 tahun lalu. Baginya, proses pembuatan pisang epe tergolong cukup sederhana.

Bahkan, bahan dasarnya pun cukup mudah didapatan. Bahan baku utama adalah pisang, khususnya jenis pisang manurung atau biasa dikenal dengan sebutan pisang bugis. Selanjutnya, ada gula aren yang dicairkan untuk menambah rasa manis pada pisang.

Pada mulanya, pisang manurung setengah masak terlebih dahulu dikupas kulitnya, lalu dibakar dengan menggunakan alat panggang modern, setelah matang pisang diangkat dan diepek (dilepeskan) dengan menggunakan alat sederhana yang terbuat dari kayu.

Setelah itu, pisang yang sudah diepek dipotong-potong kecil dan dimasukkan ke dalam kotak plastik putih. Untuk ukuran potongannya, bergantung pada keinginan pembeli.

Kemudian, di atas pisang epe tersebut dituangkan cairan gula aren merah secukupnya.