“Dengan mempertimbangkan waktu yang tersisa, saya meminta Ketua TPPS kabupaten dapat memantau dan mengevaluasi pelaksanaan percepatan penurunan stunting. Jika ditemukan isu yang dapat menghambat pencapaian target, agar segera diatasi,” kata Burhanuddin.

Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Optimalkan Kerja Sama Lintas Sektor dalam Penanganan Stunting

Burhanuddin mengajak kepada para OPD, tim pakar, camat, kepala puskesmas, Kepala OPD kabupaten dan kepala desa/kelurahan untuk memastikan percepatan penurunan stunting sebagai prioritas di daerahnya.

Burhanuddin juga juga meminta kepada para camat, kepala puskesmas, lurah, untuk mendorong kepala desa dan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan kunjungan posyandhu dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang tersedia secara gratis, di antaranya puskesmas laut keliling,  ambulans, PSC, ambulans desa atau transportasi gratis lainnya.

“Masalah stunting dan kekurangan gizi saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah daerah. komitmen pemerintah tidak pernah kendor. Pemerintah sangat serius mengupayakan percepatan penurunan stunting ini,” kata Burhanuddin.