"Dapat kami sampaikan, total kebutuhan penyelenggaran Pilkada 2024 yang telah disepakati antara TAPD dan penyelenggaran (KPU, Bawaslu), keamanan (TNI-Polri) sebesar Rp 57.192.059.420. Angka itu masih akan dilakukan review oleh Inspektorat daerah dan BPKP," kata Taufiq.
Selanjutnya, penyiapan anggaran untuk pencadangan pangan guna mengantisipasi situasi cuaca ekstrem sesuai dengan arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mewajibkan seluruh kabupaten/kota menyiapkan bafferstock pencadangan pangan.
"Penyiapan anggaran tambahan untuk pemenuhan gizi stunting," imbuhnya.
Pemerintah daerah bakal memberikan bantuan ke masyarakat untuk kemandirian guna mencegah terjadinya peningkatan angka kemiskinan baru. Berupa bantuan bibit perkebunan (bibit kakao, pala), bibit ternak (sapi, kambing, ayam petelur), bibit perikanan dan alat-alat tangkap perikanan lainya.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah bakal menyiapkan anggaran untuk peningkatan jalan-jalan usaha tani dan produksi guna memudahkan distribusi hasil pertanian dan perkebunan dari sentra-sentra produksi menuju tempat pemasaran.
