Adapun kasus stunting Kolaka Utara berada di angka 24,8 persen. Untuk itu, Parinringi minta semua pihak hingga tingkat desa menyelesaikan persoalan tersebut.

Sebelumnya, Sekertaris Daerah (Sekda) Kolaka Utara, Taufiq S. dalam kegiatan konsultasi publik untuk menyempurnakan rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2024 mendatang juga menyampaikan penyusunan dokumen RKPD Kabupaten Kolaka Utara tahun 2024, perlu memperhatikan penyelarasan target indikator makro dan program prioritas nasional tahun 2024.

Musrenbang yang digelar di aula kantor Kecamatan Batu Putih. Foto: Diskominfo Kolaka Utara

 

"Isu-isu strategis nasional yang berkembang saat ini dan pasti masih menjadi pekerjaan rumah bagi daerah kita adalah persoalan stunting, kemiskinan ekstrem, inflasi daerah, serta isu lingkungan," tuturnya.

Karena itu, ia mengajak semua stakeholder berpartisipasi berperan sesuai tugas keseharian masing-masing untuk menekan angka prevalensi stunting dan angka kemiskinan ekstrem pada level terendah.