Kemudian terkait permintaan rute baru dari Bandara Sugimanuru, Muna Barat ke Bandara Haluoleo, Kendari dikarenakan tingginya demand dengan asumsi bahwa tingkat keterisian penumpang pesawat akan tinggi.
Pasalnya arus mobilitas tinggi penumpang, dapat dilihat dari adanya penumpang kapal cepat pagi, kapal cepat sore, kapal malam yang begitu padat, terlebih adanya tambahan kapal fery, Tampo-Turobulu 3 kali sehari dan perahu-perahu tradisional yang mengantar pengguna jasa ke Kendari.
Sementara itu, Manajer Area Indonesia Barat, Helmi mengatakan, kondisi pelayanan Bandara UPB Sugimanuru saat ini terdapat maskapai penerbangan Wings Air grup Lion Air yang melayani rute Makassar-Muna Barat-Makassar dalam tiga kali satu Minggu.
"Namun jadwal itu berubah menjadi satu kali seminggu karena tidak adanya kepastian penumpang, dan penumpang menunggu kepastian penerbangan dari Wings Air," ungkapnya.
Untuk itu, maskapai penerbangan melakukan efisiensi serta lebih selektif dengan menghentikan operasi hari, dikarenakan oleh tingkat keterisian penumpang dan beban operasional
