MUNA BARAT, TELISIK.ID - Isu pungutan liar (pungli) terkait pengelolaan alat berat traktor (jonder) di Kecamatan Lawa, langsung dibantah oleh Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, Bahri.

Perbincangan hangat di tengah masyarakat, terkait pengelolaan jonder yang sebagian hasil pengelolaannya berupa uang tunai diduga dikumpulkan ke operator, kemudian diserahkan ke pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian.

Olehnya itu, Pj Bupati Muna Barat, Bahri mendudukkan persoalan itu untuk mencari kebenaran atas tuduhan pungli yang dilakukan pihak pemerintah daerah.

"Saya ingin membuktikan tuduhan mereka bahwa operator menyerahkan uang ke pihak Dinas Pertanian, coba tunjuk siapa orangnya, sebab kita harus berantas pungli ini," ungkap Bahri, Minggu (4/6/2023).

Bahri katakan, jika terbukti ada pihaknya yang betul-betul melakukan pungli, maka dengan tegas ia akan memanggil APIP untuk memproses tindakan tersebut, ia tak segan akan memecat pihak atau oknum yang melakukan pungli.