"Jadi tak ada pungli, sebab pemda hari ini berkomitmen untuk hilangkan pungli," ujarnya.
Selanjutnya Kepala Dinas Pertanian, Nestor Jono mengaku, pihaknya memberikan blanko kepada kelompok tani untuk diisi per triwulannya dengan berbagai komponen. Misalnya hal yang dikerjakan, siapa yang kerja, luas tanah berapa hingga jelang akhir tahun.
"31 Desember kami mengumpulkan data tersebut dan melihat apakah ada balance dari biaya pemeliharaan dan penghasilan, itu saja yang dipantau," ungkapnya.
Baca Juga: PT Kurnia Enggan Komentari Dugaan Pungli Lahan Parkir Pasar Basah Mandonga
Nestor katakan, kadang kelompok tani di Kecamatan Lawa tidak bisa menutupi biaya kerusakan dari penghasilan yang didapatkan, dan jelang beberapa tahun terakhir jonder tersebut mengalami kerusakan. Untuk itu, pihaknya memerintahkan agar kelompok tani mengajukan permohonan untuk memperbaiki jonder tersebut.
