Bahri juga menyampaikan, dalam program tersebut pemda memiliki beberapa kewajiban, yaitu pengadaan tanah untuk landasan pemasangan travo di Tondasi dan di pulau Balu.
Kemudian dari sisi anggaran, pemda masih menunggu hasil survei untuk mengetahui pekerjaan terkait detailnya, sebab berdasarkan penjelasan pihak PLN, ia mengatakan, biaya pemasangan kabel bawah laut dengan panjang satu kilo meter mencapai Rp 15 miliar.
Sehingga pemda saat ini masih menunggu hasil survei, dan setelah keluar hasilnya, akan dilakukan komitmen terkait pembiayaan tersebut.
Sementara itu, Konsultan Engineering yang ditunjuk oleh pihak PLN, Eriko menyampaikan, saat ini pihaknya masih melakukan survei awal terkait kesiapan lokasi dan penentuan jarak dari darat ke pulau Balu.
Di mana akan ada survei selanjutnya seperti pemeriksaan baro metri, pemeriksaan di bawah permukaan, lapisan batuannya seperti pemeriksaan arus, dan gelombang.
