Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan tim perencanaan dari BNPB, kementerian/lembaga negara, Pemerintah Daerah Provinsi D.I. Yogyakarta, Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman, dan organisasi intenasional.
Baca Juga: Pj Bupati Muna Barat Sebut Bantuan Bibit Jagung dari Kementan
Peserta sebanyak 200 orang, 50 orang dari kategori lokal meliputi OPD setempat dan kabupaten/provinsi terkait, organisasi non pemerintah, masyarakat, 50 orang dari kategori nasional meliputi kementerian/lembaga terkait dan organisasi non pemerintah, dan 100 orang kategori regional meliputi negara-negara ASEAN dan AHA center, dan ASEC.
Sementara Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, fokus dalam giat ini untuk mempersiapkan Emergency Medical Team (EMT) dan Urban Search and Rescue (USAR) yang akan melakukan simulasi pada gladi lapangan.
"Berbagai peralatan yang disiapkan meliputi tenda Pos Pendamping Nasional, tenda pengungsi, rumah sakit lapangan, mobil komunikasi, mobil damkar dan sebagainya," ungkapnya. (B)
