"Semua berhak memperoleh proyek asalkan memenuhi syarat dan ketentuan dalam aturan. Saya sudah sampaikan ke keluarga jangan bawa-bawa nama Pj bupati, silahkan berkompetisi," ungkapnya.
Sementara itu, Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Muna Barat, Muhamad Fajar Fariki menerangkan, secara politis statemen atau pernyataan lelang terbuka akan menunjukkan diri, Pj bupati sebagai pembina politik dan pemerintahan untuk semua lapisan masyarakat Muna Barat. Sehingga, masyarakat punya harapan besar dengan kehadiran Pj bupati dan kebijakannya.
Baca Juga: Dewan Pembina HIPTI Sulawesi Tenggara Imbau DPD LAT Bersinergi Paguyuban Lain
"Perlu diingat, Pj bupati tidak akan memanfaatkan legalitas dan jabatan yang dimiliki untuk memperkaya diri dan keluarga," tegasnya.
Selain fokus membenahi Bumi Laworo, Pj bupati saat ini tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti lelang jabatan esalon satu di Kemendagri.
