"Bibit yang diberikan ke petani selama ini merupakan bantuan dari pusat," sebutnya.
Penyaluran bibit jagung yang dia lakukan, atas permintaan dari petani dalam rangka penanganan inflasi. Nah, ke depan, pemkab akan mengadakan bibit jagung jenis BISI 2 yang anggarannya melalui biaya tak terduga (BTT).
"Bibit yang kita bagikan atas permintaan petani di Desa Marobea dalam rangka penanganan inflasi, tanam cepat, panen cepat," timpalnya.
Sementara itu, Kadis Pertanian Muna Barat, Nestor Jono membenarkan bila bibit jagung yang ada saat ini berasal dari Kementan. Bibit-bibit itu, jenisnya sama semua dengan yang diberikan pada daerah-daerah lain.
"Jadi bibit itu, bukan dari pemkab, karena tidak pernah kita dianggarkan di APBD," ungkapnya.
