“Terima kasih kepada gubernur dan wakil yang mengakhiri masa jabatan, semoga husnul khotimah. Terima kasih juga atas kerja kerasnya. Sementara pejabat baru harus berkomunikasi dengan yang lama untuk menerima berbagai masukan,” harap Tito.

Baca Juga: Polri Terjunkan 1.679 Personel Amankan KTT ke-43 ASEAN

Sementara itu, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, mengamini terkait berbagai tantangan yang harus dihadapi Pj gubernur. Tidak hanya menjaga stabilitas dan komunikasi dengan masyarakat, tapi juga menyangkut tahapan Pemilu dan Pilkada 2024, persoalan inflasi dengan ketersediaan bahan pokok, stunting dan menghadapi El Nino dengan memastikan ketahanan pangan.

“Khusus tahapan Pemilu dan Pilkada 2024, ini tidak boleh ditunda, tidak seperti salat Jumat. Kita harus memastikan ketersediaan anggaran. Sesuai perintah Mendagri, tahun ini harus siap anggarannya 40 persen dan tahun depan (2024) 60 persen,” jelas Bahtiar yang ikut dilantik sebagai Pj Gubernur Sulawesi Selatan menggantikan Andi Sudirman Sulaeman.

Bahtiar mengakui tugas yang diemban para Pj gubernur tidak ringan, selain mengawal pelaksanaan tahapan Pemilu dan Pilkada 2024 dan mengantarkan pemimpin terpilih hasil pemilihan.