Anggaran belanja operasi sebesar Rp 3.262.662.474.184, realisasinya Rp. 3.054.495.074.258 atau mencapai 93,62%;

B. Belanja modal

Anggaran belanja modal sebesar Rp 1.463.214.334.085, realisasinya Rp 1.232.325.698.519, atau mencapai 84.22%.

C. Belanja tak terduga

anggaran belanja tak terduga sebesar Rp 10.318.514.000, realisasinya Rp 215.084.242 atau mencapai 2,08%;