Pemprov Sulawesi Tenggara juga telah menyalurkan berbagai dana dan sarana pendidikan meliputi beasiswa kepada 2.473 pelajar/mahasiswa, sarana laptop bagi guru, seragam bagi 1.712 siswa, peralatan laboratorium IPA untuk SMA di 11 kabupaten/kota, dan juga pembangunan maupun rehabilitasi bangunan sekolah.

Keberhasilan memfasilitasi perlindungan Hukum Kekayaan Intelektual dengan Ditjen KI Kemenkumham dengan mendaftarkan 40 Kekayaan Intelektual Komunal budaya Tolaki.

Andap berupaya meningkatkan layanan puskesmas menuju BLUD, menyalurkan dental unit pada puskesmas di Kabupaten Muna Barat dan Kota Kendari, sumur bor pada puskesmas di Kabupaten Buton Selatan dan operasionalkan cath lab (layanan kateterisasi) RS Jantung Oputa Yi Koo.

“Bagi para pekerja, kami menyalurkan juga dana stimulus untuk 4.235 pelaku UMKM, peralatan kewirausahaan, dan menyelenggarakan pameran bursa kerja sebanyak 1.257 lowongan kerja dari perusahaan yang ada di Sulawesi Tenggara, dimana 2 perusahaan menerima calon pekerja penyandang disabilitas,” pungkas Andap.

Pemprov Sulawesi Tenggara juga telah menyalurkan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 47.993 masyarakat pekerja rentan,  penyaluran bantuan langsung tunai untuk 3.900 lansia, dan penyaluran dana hibah rumah ibadah.