Ia juga mengaskan, pesta demokrasi ke depan tidak boleh menghilangkan persatuan dan toleransi masyarakat Sulawesi Tenggara.
"Pesta demokrasi tidak boleh menghilangkan persatuan dan toleransi di dalam masyarakat. Tanpa toleransi, demokrasi akan hancur," terangnya.
Baca Juga: Reses DPRD Sulawesi Tenggara, Warga Konawe Selatan Minta Perbaikan Jaringan Komunikasi
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Danrem 143/HO Brigjen TNI Ayub Akbar, menerjunkan 3 ribu prajurit dan prajurit cadangan dalam membantu keamanan jalannya pesta demokrasi.
"Mulai dari darat, laut dan udara, semua berjumlah kurang lebih tiga ribu personel, dan juga nanti ada pasukan cadangan yang kami siapkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan," pungkasnya. (B)
