Koordinator lapangan, Muhammad Saleh mengatakan, sebanyak 413 orang telah dinyatakan lolos seleksi dan melakukan verifikasi berkas, namun hingga saat ini belum menerima SK.
Hal tersebut berlarut selama 9 bulan, bahkan telah melakukan komunikasi bersama panitia penyelenggara dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tenggara. Namun hingga saat ini BKD hanya memberi janji untuk membuatkan SK tersebut.
"Saya selaku P2 (calon pegawai) yang saat ini dikorbankan, kami sudah melakukan komunikasi dengan BKD dan rumah sakit namun kami dipimpong bolak balik sampai hari ini, sudah 9 bulan kami menunggu bahkan sudah banyak yang resign dari pekerjaannya karena menunggu SK," ungkap Muhammad Saleh, Jumat (29/12/2023) lalu. (A)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Kardin
