Di sisi belanja, total anggaran sebesar Rp 4,5 triliun akan dialokasikan untuk berbagai kebutuhan, termasuk belanja pegawai (Rp 2,2 triliun), belanja barang dan jasa (Rp 1,1 triliun), belanja modal (Rp 627,9 miliar), serta belanja bantuan sosial (Rp 1,5 miliar).

Andap juga menyampaikan bahwa prioritas pembangunan Sultra sejalan dengan visi nasional Indonesia Emas 2045.

Program utama meliputi pembangunan manusia unggul dan kompetitif, pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi berkualitas, serta tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga: Tangis Haru Warnai Pengantar Tugas Kakanwil Kemenkumham Sultra

“Prioritas pembangunan nasional 2025 adalah akselerasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang inklusif. Ini harus kita sinergikan dengan program-program daerah, memastikan langkah kita mendukung visi besar RPJMN 2025-2029,” jelasnya.