"Kita cegah hanya yang turun di pelabuhan dan yang lewat jalur darat," sebutnya.

Atas kejadian itu dia meminta maaf. Tidak ada unsur untuk melanggar protokol kesehatan. Ia pun mengaku telah mendapatkan teguran keras dari Dinas Pariwisata (Dispar) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).

Sebelumnya beredar video di media sosial di mana puluhan masyarakat setempat melakukan aksi molulo dan joget di pulau Bakealu, di saat pemerintah melarang aksi mengumpulkan massa (Sosial distancing) di masa pandemi COVID-19.

Reporter: Sunaryo

Editor: Sumarlin